Bogor (19/6). Sebagus apapun program pemerintah, jika tidak ada daya dukung dari masyarakat, maka hal itu lambat tercapai, kata Erni Suhaina Ilham Fadzry, narasumber webinar lingkungan hidup yang digelar DPP LDII mengenai pengelolaan sampah untuk pemulihan lingkungan pada Sabtu (19/6) di studio utama Bogor.

Secara daring dari kediamannya, Erni yang juga pakar dari Departemen Litbang, IPTEK, Lingkungan Hidup dan Sumber Daya Alam DPP LDII menjabarkan ihwal pengelolaan sampah yang masih lambat ditangani sehingga ia menginisiasi pemanfaatan sampah dari limbah lingkungan sekitar.

‘Mendaur Sampah, Mendulang Rupiah’ adalah slogan yang Erni lontarkan pada awal mula pemanfaatan sampah. Ia mengubah mindset jika sampah adalah sarana ibadah, baik pengelolaan di rumah, masyarakat sekitarnya, hingga ke pondok-pondok pesantren yang dikunjungi. “Selain itu, sampah juga menjadi berkah, indah, juga bernilai menjadi rupiah. Itu dapat menjadi daya tarik. Sehingga nantinya tidak sembarangan saat membuang sampah,” katanya.

Saat pandemi Covid-19 yang awalnya sampah organik dan anorganik, jadi meningkat lagi karena ditambah lagi sampah khusus. Karena itu setiap orang perlu melakukan pemilahan sampah dengan baik, antara sampah organik, anorganik, dan sampah khusus seperti limbah penggunaan masker dan lain-lain.

“Setiap orang perlu aware dengan sampah masing-masing. Karena ini menjadi kebiasaan di era pandemi,” kata Erni.

Erni memaparkan pemanfaatan sampah seperti organik misalnya, dapat dibuat pupuk cair dan pakan lele untuk akuaponik. Sedangkan sampah anorganik, dapat dibuat kerajinan tangan yang memiliki nilai rupiah. Lalu untuk sampah khusus, perlu diletakkan di wadah khusus untuk diolah kepada pihak yang mampu mengelola limbah B3.

“Jika tidak ada kolaborasi masyarakat, pemanfaatan sampah itu tidak akan terjadi. Makanya kenapa pendidikan lingkungan penting sejak usia dini,” kata Erni. Ia juga mencontohkan beberapa karyanya yang memanfaatkan limbah plastik belanja dan kertas koran yang tidak terpakai kembali menjadi pakaian hingga barang rumah tangga (Noni/Lines).