Dalam rangka membantu pemerintah mensukseskan Vaksinasi, DPP LDII bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta dan Ponpes Minhaajurasyidin Lubang Buaya selenggarakan kegiatan vaksin untuk masyarakat umum.

“Kegiatan Vaksin DPP LDII yang diselenggarakan sejak 14 Juni 2021 pada awalnya untuk para santri dan guru-guru pondok serta warga pondok, namun karena dianggap representatif baik tempat maupun panitia penyelenggaranya, petugas dari Dinas Kesehatan mengusulkan dibuka untuk umum juga, khususnya bagi warga masyarakat sekitar pondok dan Lubang Buaya. Gayung bersambut panitia dan pihak LDIIpun menyetujui,” ujar salah satu panitia dari Ponpes Minhajurrasyidin.

Pelaksanaan kegiatan vaksinasi yang diselenggarakan DPP LDII tersebut dianggap sukses hingga mendapat perhatian dari Panglima TNI, Kapolri dan Menteri Kesehatan RI. yang berkunjung pada hari ini, Jumat 2Juli 2021 untuk melihat secara langsung. Termasuk juga dari wakil Gubernur DKI Jakarta Reza Patria yang hadir lebih awal.

Secara mendadak Panglima TNI, Marsekal Hadi Tjahjanto bersama Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit dan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengunjungi lokasi pelaksanaan Vaksin yang  berada di Padepokan Pencak Silat Persinas Asad Pondok Pesantren Minhaajurrasyidin Lubang Buaya Pondok Gede Jakarta Timur.

Kunjungan dadakan pada Jumat, 2Juli 2021 bakda solat dhuhur tersebut mengagetkan para petugas dan panitia.

“Kaget dan senang juga dikunjungi pejabat, ngga ngira kalau pelaksanaan vaksin di LDII ini mendapat perhatian dari Panglima TNI, Kapolri dan Menteri Kesehatan serta wakil Gubernur,” ujar salah satu petugas vaksin dari Puskesmas Cipayung yang ga mau disebutkan namanya.

Rioberto Sidauruk, dari DPP LDII yang hadir pada kesempatan itu sempat  melaporkan bahwa acara yang dimulai sejak 14 Juni 2021, diikuti oleh angka ribuan warga yang divaksin setiap harinya.

“Setelah DPP LDII mendapat amanah dari Presiden untuk vaksinasi kepada warga LDII termasuk guru dan santri, kemudian DPP LDII bekerjasama dengan DINKES DKI untuk merealisasikan,” jelas Rio

Mendapat laporan angka ribuan perhari, KAPOLRI dan Menteri Kesehatan pun terkejut.

“Pada awalnya 500 orang perhari dengan pendaftaran, seminggu setelah itu mulai dibuka untuk masyarakat umum dengan angka mendekati hampir 1000 orang per harinya,” lanjut Rio Menjelaskan.

Kapolri dan Menteri kesehatan pun terkejut sambil mengapresiasi apa yang dilakukan oleh DPP LDII.

“Wah banyak yaa…,” kata Menteri Kesehatan sambil memuji tempat penyelenggaraan yang terbuka.

Sementara itu Panglima TNI sibuk monitor prajuritnya di lapangan yang ikut menjadi tenaga kesehatan.(fin).